Ingin

30 April 2009

kalau disuruh memilih, aku pengen banget jadi anak kecil saja,,,

tak terlalu tau banyak tentang hidup, jadi tak terlalu punya beban untuk menghela setiap nafas…

tapi semua itu hanya sebatas keinginan, tak mungkin terjadi…

karena kita terus tumbuh, merengkuh dan mengeluh…

dan kadang jadi terlalu sulit mengambil keputusan, karena terlalu banyak pertimbangan…

Iklan

11 Tanggapan to “Ingin”

  1. rezaldo said

    Bersyukurlah kamu sekarang sudah dewasa dan mengerti apa artinya hidup ini

  2. Pakacil said

    kenapa lagi Wym …
    hidup itu selalu bergerak ke depan

  3. tenang wym, sekarang tidak lagi menjadi anggota paling muda, masih ada yang lebih ingusan daripada dikau

  4. Jadi anak kecil memang menyenangkan,
    tapi disariki kuitan tarus

  5. itulah hidup….., kadang kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang…terkadang membuat kita merasa dalam jurang pilihan….namun akan lebih bijak untuk bisa kita hadapi…agar kita tahu..untuk apa pilihan itu ada…”kalau kita dapat memaknai sebuah ujian sebagai sesuatu langkah untuk mencapai derajat yang lebih baik lagi sebagai manuasia dan HambaNya”
    ” we trust you Can”

  6. syafwan said

    Bisa saja kita kembali ke masa dulu lalu menjadi anak kecil. Orang dewasa aja sering kekanak-kanakan

  7. irwan19 said

    Ternyata orang yang selama ini kamu banggakan “sepak terjang”nya, ternyata hanya seorang manusia yang “bertopeng” yang tidak luput dari dosa. Mungkinkah “dosa” yang telah ia lakukan lebih besar dosanya ari seorang koruptor? Sdh liat berita di televisi akhir-akhir ini kan?

  8. ugh. said

    muka dua . munaffiiikkkk !!!!!!!!

  9. agung said

    gue juga mau banget jadi anak-anak dengan beban hidup yang sedikit malah kalau bisa jadi balita yang masih nyusu

  10. fachri said

    masih anak-anak, pengen jadi dewasa… 🙂

  11. Aku ingin jadi Filosof.

    Dan katanya…, kalo pengen jadi Filosof yang baik
    harus selalu punya rasa ingin tau…dan selalu mencari tau….itu kata buku yang aku punya.
    Coba liat anak kecil…aktif banget…suka ngotak-atik benda yang belum diketahuinya sampai bendanya itu digigit dan sampai rusak.
    masak kita kalah ma anak kecil yang rasa ingin taunya tinggi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: