Merasa…

19 Februari 2009

detik ini, ketika langit dibentangkan, aku merasa sendiri.

belajar menerima, ketika semua menawarkan luka.

meejamkan mata, hanya untuk meyakinkan semua akan baik-baik saja.

terasa ada yang tertinggal.

pada kepingan waktu yang kulewati.

memang.

tak mungkin kembali.

mencari sesuatu yang tercecer diterjalnya mimpi.

apalagi menyadari, semua telah terlewati…


dan tak ada yang mengenggam jemari…

apalagi mengecup kening, saat badai merusak sepi…



Iklan

20 Tanggapan to “Merasa…”

  1. rezaldo said

    emang akhir-akhir ini banyak badai ya…

  2. yulianbjm said

    TO: Rezaldo

    termasuk ente tadi malam kejebak badai di tepi pantai…

    btw… ada apa Wym….?

  3. raya_borneo said

    kalau berani untuk menentukan pilihan kenapa tidak…

  4. Hidup ini adalah perpindahan,
    Ya! perpindahan,
    dari satu masalah,
    kepada lain masalah…

    Tapi yang harus diimani,
    bahwa kita takkan diuji,
    melebihi kemampuan diri,
    itu adalah janji,
    Sang ILLahi Robbi…

  5. ãñÐrî said

    Maaf, lupa mengganti poster komen… yang diatas itu saya yang ngomen, tadi komputer habis dipakai temen lupa ngecek teks di imel & url heheheee

    Pokoknya intinya, semangat ya!

  6. rolly said

    iya *manggut-manggut*

  7. hera said

    hmm…maksudnya apa wym??ada apa denganmu??

  8. Sarah Luna said

    Mangkanya wym.. buruan cari pacar lagii.. hahaha..

  9. liecha said

    jangan2 abis putus yagh???

  10. firman said

    mirip dengan yang kurasakan saat ini ..
    jadi inget, luama banget gak bikin puisi

  11. Rizal said

    sesuai j punk lawan jurusan …
    iy kah?
    minta punk kwan puisi nah …

  12. Said said

    wiem,,,! why not for my life
    hehehe

  13. racheedus said

    Puitis nian. Tapi, kok, melankolis sekali, ya. Mudahan luka itu kelak terobati. Semoga sepi dan sendiri menjadi ayunan langkah pertama untuk mengejar hikmah di balik kabut duka.
    Umpat bailang, nah. Salam kenal.

  14. Zian X-Fly said

    Jlanilah hdup dg sdrhna dan apa adanya, Tak prlu ada bban. Sbb tjuan q

  15. “mencari sesuatu yang tercecer diterjalnya mimpi.

    apalagi menyadari, semua telah terlewati…”

    pa tuh yg tercecer?? cepetan cari… 😀

  16. kisahdoktermuda said

    mantap pilihan kata demi kata..
    terasa merinding bacanya..

    Life must Go ON..

  17. Novianto Puji Raharjo said

    Kata-katanya bagus, salam kenal ya…

  18. fachri said

    aq tu kok susah ya mengerti bahasa puisi. Salam kenal

  19. dewipatria said

    Bagussss … , bisa menyentuh heeee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: