Pinus, Danau, dan Kenangan

28 Oktober 2008

mencoba keluar dari jerat rutinitas dan A***T , hehehe

mencoba keluar dari jerat rutinitas

konon kabarnya, akhir minggu lalu 11 orang yang belakangan di ketahui sebagai blogger kambuhan melakukan kopdar yang tidak biasa, berkemah. Titik pendaratan kali ini adalah pulau pinus, sebuah pulau di tengah danau yang cukup terjaga dari jamah kejam peradaban. Dengan persiapan yang dimatangkan, maka berangkatlah mereka dengan riang gembira. Perjalan darat sekitar satu jam, dilanjutkan dengan perjalanan air selama 30 menitΒ  punya perekat tersendiri dalam ingatan. Apalagi tak mulus, karena air yang turun menjelma jadi hujan. Tak mengapa.

Sesampainya di pulau pinus, maka masing-masing melaksanakan tugasnya dengan sepenuh jiwa, ada yang mencoba peruntungan dengan memancing, mendirikan tenda, mencari kayu bakar dan membakar kayu, mengabadikan kejadian lewat jepret kamera, serta banyak hal lain yang menyenangkan. Memasuki malam, setelah menyantap masakan dengan bumbu terbaik di dunia, lapar, maka beberapa orang mengelilingi api dan sebagian lainnya menuju dermaga. Mencari suasana yang tak disediakan di kota, suasana dengan racikan alam yang pas, sunyi dan sedikit perenungan. Air tenang, serta langit terang.

Malam beranjak larut, dingin hutan disambut tawa dan rentetan kisah yang sedap dicampur kebersamaan yang hangat. Ada yang duluan mengayuh mimpi namun ada juga yang tetap duduk sambil meracik kopi sebagai penyangga kantuk. Gerimis menyapa, lewat, tak cukup lama.

Perlahan semua menyerah pada malam, tertidur, pulas. Pagi mengetuk, air danau memanggil untuk segera ditaburi dengan gelak tawa dan canda. Makanan kembali di atur, sama menu, dan sama sedapnya. Hanya ada tambahan ikan-ikan yang terbakar karena iseng tertangkap kail kawan-kawan. Sedap, Nikmat. Meski hanya nasi, sarden, kornet, kecap, dan rasa syukur.
Pulang di teriakkan, tenda dirobohkan, barang dirapikan, dan doa dipanjatkan, agar jemputan segera datang.

Menunggu, hujan, menunggu, belum datang, masih menunggu,,,, menunggu lagi. Ada yang tertidur, tetap menunggu.

Akhirnya yang dinanti tiba, segera pulang. Kami menuju pelabuhan, dan kami tidak mengambil apapun selain beberapa ikan serta foto kenangan. Sampai jumpa pulau pinus jika langkah kami tertulis untuk menginjak harum tanahmu lagi.

Jabat Erat Kawan!

Fotonya ditumpuk dirumah teman, ini dia

Iklan

19 Tanggapan to “Pinus, Danau, dan Kenangan”

  1. nia said

    wymmm .. hiks .. asiknya yaaaaaaaaaa, aku udah liat foto-fotonya, ada yang lain ga?????

  2. warmorning said

    maafkan saya, karena tidak mengikuti jejak kalian,
    maaf πŸ™‚
    fotonya sangar bener, om πŸ˜€

  3. @nia : yang lain, tunggu punya harie aza

    @war: dimaafkan, saya kan bae hati, sangar, ah ga kok, cuma sedikit beringas boleh lah :mrgreen:

  4. hera said

    kapan ada kemping lagi nie??
    atau makan2…
    hehehee…

  5. weibullgamma said

    sayang di Bogor ga ada pulau2 yang bisa dikunjungi…he he he…

  6. Pakacil said

    tunggu pembalasan dendam untuk bowo.
    masa’ mentang-mentang lapar, akar ilalang dicampur ke mie goreng, sementara pohon cabe masih ada yang tumbuh…
    😦

  7. agushw said

    enak kan bumbu racikan ku? buktinya habis aja disantap….dan aman dikonsumsi karna langsung dari alam tanpa mengandung melamin….
    xixixixi….

  8. […] » Pinus, Danau, dan Kenangankonon kabarnya, akhir minggu lalu 11 orang yang belakangan di ketahui sebagai blogger kambuhan […]

  9. nia said

    wym .. wahahahhahahahaha lucu liat fotomu yg di albumnya safwan .. xixixixixixixixixi

  10. baburinix! said

    nah iyaam tu… rupanya ada ja nang tamakan akar halalang ….wkwkw.. baisukannya …kada kusangka dapt buah mangga ….hehehe….sabigiannya ha pulang….khusus buat anggota blogger kemping…waakakak…

    kamanaan kita pulang?

  11. hariesaja said

    Si bowo emang menyebalkan…si koki gagal

  12. anna said

    rame yah….

  13. Mang Kumlod said

    cowo semua yak… πŸ™‚
    kunjungan balik bro..

  14. achoey said

    Wah cowo2 gagah
    Maju terus ! πŸ˜€

  15. sumpah pemuda, semua pemuda yang berlayar ke PULAU PINUS memberikan ‘SUMPAH SERAPAH’ kepada BOWO…..untung bukan kaleng corned & sarden yang dicampur di Mie Goreng

  16. hera said

    jadi penasarn pengen liat langsung manu yang dibikin (dibawa?) bOWo?? *tanya-tanya*

    Btw, mampir ke bLog saya Ya…. awyM dapet Award tuwh,,, c ya!

  17. syafwan said

    pas sebelas, jar baburinix kesebelasan.

  18. duestinae89 said

    *tambah nangis liat yg ini…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: