Tersesat II

14 September 2008

Dalam menghubungkan suatu hal, bisa jadi saya kurang berbakat. Ini berarti bahwa tersesat I tidak ada hubungan kisah yang sama dengan tersesat II meskipun jika dicari hubungannya maka hubungan antara keduanya sampai sekarang masih baik-baik saja.

Kemarin atas paksaan saya, Pakacil, ManusiaSuper, AMD (ini orang bukan prosesor lho), wawan yang datang sebentar serta si soulharmony datang ke kampus dengan mengemban misi sebagai pembicara untuk memberikan pelatihan blog kepada anggota BEM FKIP Unlam Banjarmasin.

Kosongempatsembilan juga hadir dengan sumringah karena punya rencana untuk melakukan penjemputan seseorang besok harinya. Untuk para pembicara saya mohon maaf kalau ada khilaf dan kekurangan di sana-sini, semoga dengan timbal-balik yang seadanya bisa berganti dengan pahala yang berlipat ganda, hehehe.

*kembali serius*

Di kegiatan sederhana itu semua berjalan apa adanya. Saya datang lebih dulu, pagi sekali. Membersihkan ruangan, komputer dihidupkan, peserta mulai berdatangan, menunggu, pembukaan yang semu, menunggu pembicara, menunggu, terus menunggu pembicara, menghubungi pembicara, terus menunggu :mrgreen: akhirnya datang, merasa lega, menyiapkan LCD, kebingungan karena tidak bisa tampil, akhirnya bisa, penyampaian materi, waktu berlalu, peserta diam *berdoa semoga mereka paham*, sesi pertanyaan *mereka masih diam*, waktu berakhir, ditutup, dan bernapas lega.

Acara yang dimulai sejak pukul 9 pagi dan berakhir tepat ketika azan dzuhur berkumandang ini cukup lancar meskipun tidak bisa optimal karena kendala teknis yang memang biasa terjadi di negara berkembang dan kota-kota besar seperti Indonesia dan Banjarmasin *versi pakacil*. Meskipun begitu semoga niat awal saya agar mereka setidaknya mengenal apa itu blog sudah tersampaikan dan pada akhirnya mereka tertarik untuk ngeblog, itu semua cukup sebagai sebuah awal. Semoga.

Setelah semua beres, seperti biasanya terjadi kopdar dadakan untuk membahas hal-hal yang dirasa perlu dan mendiskusikan hal-hal yang tidak perlu. Entah kenapa timbul ide untuk jalan-jalan saja, jadilah kelima blogger keren ini berjalan tanpa tujuan dan akhirnya terdampar disebuah mall ter-wah di kota Banjarmasin, apalagi kalau bukan dusta duta mall.

Di mall ini tidak terjadi apa-apa selain membeli beberapa gram kurma untuk acara berbuka puasa bersama. Setelah itu kelima blogger ini hanya meminjam ruangan bioskop untuk sekedar duduk-duduk dan merasakan kemajuan teknologi bernama AC.

Begitulah acara sehari bersama blogger kayuh baimbai berlangsung. Tidak berlebihan memang, meskipun kami pulang tidak membawa apa-apa namun semoga kita semua membawa bungkusan kenangan yang selalu hangat untuk diceritakan setiap saat.

Beberapa foto dan pelajaran berharga

  • Sambil menunggu bedug memang ketika kita berkumpul bersama kawan dan sahabat maka meskipun tetap saja lapar dan haus namun segalanya lebih terasa nyaman dilewati *mungkin karena merasa punya teman senasib sepenanggungan*.
  • Tanpa kehadiran ADeknya pAk RT acara yang semula biasa bisa menjadi luar biasa, karena terkadang spontanitas serta kreatifitas bisa meledak dan muncul kapan dan di mana saja. Seperti ide untuk ke mall dan membordir baju *kedip2 sama pakacil*.

Foto095

ke mall cuma buat beli ini, KURMA

Foto098

Entah apa yang orang ini bingungkan,,, ckckck. kasihan…

Untitled

entah mata saya yang salah atau ada hal lain, namun sepertinya ada yang salah dengan senyum dua orang ini?

Foto096

saya baru tahu kalau autis bisa kumat tiba-tiba%^$#@&*^!

Saya tutup postingan ini dengan sebuah senyum simpul 🙂

Dengan segala hormat postingan ini tidak ada hubungannya dengan upaya dari seseorang yang mencoba dengan dengan keras untuk menerjemahkan teks ‘lorent ipsum’ ke dalam bahasa Indonesia. *tertawa ngakak* Jika berhasil harap beritahu saya apa artinya. Terima Kasih

Iklan

6 Tanggapan to “Tersesat II”

  1. Amed said

    Entah apa yang orang ini bingungkan,,, ckckck. kasihan…

    Bukan bingung… bengong…
    Tapi saat itu sepertinya orang itu lagi sakit perut… :mrgreen:

  2. entah kenapa judulnya ‘Tersesat II’, padahal ‘Tersesat Episode III’ sudah terjadi (waktu mendinginkan kepala di 21)

  3. Irfan said

    Diklat —> Mall —> Kurma —> Tersesat —> ????

  4. warmorning said

    bahagianya bisa tersesat di area yang dingin 😀

  5. Ntu skrinsyut kayanya satu-satunya skrinsyut saya yang pake baju bekerah :mrgreen:

  6. syafwan said

    he…he…he… walau hanya hadir sebentar saya juga sempat tersesat mencari ruang multimedia di FKIP Unlam. yang membuat saya aneh ternyata banyak mahasiswa yang tidak tahu letak ruangan tersebut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: