Doa Untuk Seorang Teman

28 Agustus 2008

Salah seorang teman SMA mencoba menggapai cita-cita dan mungkin untuk membuat keadaan hidupnya dan orang-orang disekitarnya beruabah. Ia mencoba peruntungan dengan memasuki sebuah sekolah yang punya track redord yang sangat buruk. Sebuah sekolah tinggi yang berulang kali menoreh kesedihan di hati orang tua yang anak mereka menuntut ilmu di sana.  Sekolah keprajaan yang benar-benar menyimpan kenangan buruk bagi bangsa ini.

Setelah melewati beberapa test ia pun mampu melewatinya dengan tertatih-tatih. Sekarang yang harus ia lalui adalah test terakhir yag jika mampu dilewati maka ia tidak akan pulang ke sini untuk beberapa waktu karena pendidikan akan segera dilangsungkan. Tentu saja di karantina dengan segala peraturan yang setelah saya baca meruapakan pengebirian hak-hak sebagai seorang manusia, ironis.

Tanggal 26/08/08

pukul 11:14:19 am,

saya menerima sebuah pesan singkat yang isinya :

wym, tolong kirimkan e-mail ke bayu.liputan6@sctv.co.id yang isinya “tolong liput kegiatan praja baru mulai tanggal 1 september, karena ada indikasi ada tindakan pemukulan lagi dari senior”

Menerima pesan tersebut saya pun mengusahakan mengirimkan pesan elektronik tersebut secepatnya, tinggal menunggu bagaimana tanggapan dari pihak yang menerima pesan singkat tersebut.

Kata lagi saya asumsikan sebagai sesuatu yang sudah teman saya terima meskipun belum tentu ia dinyatakan lulus sebagai praja. Belum lulus saja sudah diperlakukan begitu, apalagi nanti jika berhasil lulus.

Melalui posting ini juga tersemat selaksa doa buat dia, semoga Yang Di Atas menjagamu dan kembali ke sini dengan mimpi yang coba engkau raih, aku cuma bisa berdoa dan menitikkan air mata.

Iklan

8 Tanggapan to “Doa Untuk Seorang Teman”

  1. Pakacil said

    hmm…
    mudahan selamat saja…
    😦

    *ingat pesan Awym*

    mudah-mudahan…

  2. Begini Nak. kalau melihat sisi kemanusiaaan, Praja yang dipukul memang tidak manusiawi.

    Namun tanpa mereka sadari mereka malahan melakukan pembalasan dendam mereka buka kepada para junior melainkan kepada senior dan junior maupun yang seangkatan dalam pemerintahan.

    Apa perasaan anda sebagai pegawai lulusan SMU jurusan IPS yang 20 tahun mengabdi tapi masih berstatus staff, kemudian tiba tiba datang anak ingusan lulusan STPDN yang langsung jadi KASI?

    Apa perasaan anda ketika anda adalah sarjana Ilmu Pemerintahan yang seleksi CPNS nya ditiadakan karena untuk kebutuhan PNS dengan kemampuan Ilmu Pemerintahan sudah bisa dipenuhi dengan perekrutan anak anak STPDN?

    mana yang lebih kejam antara pemukulan fisik dengan beban kenyataan yang kelak mereka berikan?

    *JUST MY OWN OPINION*

    namun hal-hal yang pian sebutkan tidak lantas bisa dijadikan dalil untuk menghalalkan kekerasan yang tidak sesuai konteks ilmu yang mereka pelajari kan…

  3. Ini yang orang tuanya kamu kasih kado buku Inu Kencana itu Wym? Selamat! Kamu sudah belajar untuk tidak menggunakan hati, walau pada moment yang kurang tepat :mrgreen:

    ini semua berkat kalian,,,

  4. weibullgamma said

    semoga selalu berada dalam lindungan-Nya..
    amien….

    amin…

  5. Rasyeed said

    Wish him luck.. Amiyn.

    amin,

  6. ...bukan siapa-siapa... said

    Itulah jalan hidup yang telah dipilihnya, ,
    Semoga kita semua selalu dlm lindungan Allah. .

    semoga

  7. ...bukan siapa-siapa... said

    Sangat sangat setuju dg Mr. Fortynine.
    Itulah jalan hidup yang telah dipilihnya, ,
    Semoga kita semua selalu dlm lindungan Allah. .

    Maaf jika ada kesalahan

    sama-sama,,,

  8. ariefdj™ said

    ..untuk jadi ksatria, salah satunya dengan masuk ke ‘kawah candradimuka’.. jika sang teman berharap di kawah itu akan mendapati senyum2 ramah bidadari, perlakuan lemah lembut, dst, nampaknya dia salah tempat dalam membina diri.. :D..

    yup, tetapi kita manusia biasa… bukan tokoh khayalan yang punya sembilan nyawa dan beribu kesaktian
    jabat erat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: