Akhirnya BBM Naik Juga

27 Mei 2008

Saat yang kita tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Kenaikan BBM agaknya tidak bisa dihindarkan oleh pemerintah, dan bagi mahasiswa, terutama saya yang setiap hari menempuh jarak kurang lebih 42Km (dari Martapura ke Banjarmasin) waktu pergi dan begitu pula waktu pulang, kalikan saja sendiri. sangat berpengaruh tentu saja bagi para mahasiswa yang agak terbelakang dalam soal keuangan. Kok pemerintah tidak mikirin rakyat kecil yah, BLT sih ada buat rakyat miskin, tetapi apaka itu solusi yang tepat. Saya kira tidak, BLT akan mendidik masyarakat kecil jadi malas dan bermental pengemis, baik kalu BLt diberikan secara konsisten terus-menerus, celakanya kalau BLT dihentikan di tengah jalan maka mereka akan kehilangan mata pencaharian tetap (baca: BLT).

Baiklah kalau pemerintah kita menaikkan harga BBM saat ekonomi negara kita sudah mapan dan kuat, namun sekarang agaknya sangat sulit mengatakan kalau ekonomi negara kita siap mengalami kenaikan yang mengakibatkan implikasi berantai yang begitu akut.

Kayanya yang saya tulis cuman marah-marah saja yah, tapi say begitu dongkol melihat mobil-mobil yang teramat mewah dengan plat merahnya yang gagah sepertinya tidak tersentuh kenaikan BBM, mereka tetap melaju mulus, begitu jumawa di jalan-jalan, menyingkirkan orang-orang kecil. Padahal tanpa mereka sadari jalan mulus dan lebar yang mereka lalui dibangun atas uang dan keringat mereka, orang-orang yang tertindas itu.

Berapa banyak lagi orang miskin baru yang akan tercipta karena dampak kenaikan BBM ini, pemerintah mah enak, makan dibayari, hidup ditanggung negara, ternyata emang enak jadi yang berkuasa yah? hehehe.

Arrgghhh,,, buku-buku pastinya makin mahal, buku dengan harga dahulu saja kita masih susah untuk membelinya. Apalagi kalau naik lagi. Ilmu semakin mahal rupanya.

tabik!

Iklan

5 Tanggapan to “Akhirnya BBM Naik Juga”

  1. zulfaisalputera said

    Kenaikan BBM harus kita sambut dengan rasa prihatin dan ikhlas. Persoalan bangsa ini tidak sesederhana dalam pandangan kita sebagai warga. Jadi, secara pribadi, kitalah yang harus mulai menatan kembali keuangan kita.

    tabik!

    ” iya sih pak, tetapi seharusnya kalau kita sama2 mencari jalan lain mungkin ada pak, trus negara kita kan kaya, tapi kerjasama dengan pihak asing ko lebih menguntungkan mereka yah (toeng)…
    tapi ya sudah, kita sama-sama mengurut dada saja, semoga Yang Di Atas tau keluh-kesah kita.
    tabik!

  2. benar kata pak zul. berpengaruh atau tidak itu soal sikap. hidup BBM! Benar-benar mabuk!

    Kayanya kita sekarang memang dituntut untuk mabuk dan termabukkan.

  3. tintin said

    berhemat deh .. 🙂

    iya, saya juga berusaha berhemat dengan mengurangi segalanya, termasuk mengurani berat badan yang memang pada dasarnya sudah kurang dari sononya 🙂

  4. BBM naik.
    udah waktunya, bro.

    yang penting hal ini harus memacu kita semua untuk menghemat dan mengusahakan sektor migas scr baik dan serius.
    selama ini kita lebih banyak mengimpor BBM daripada mengekspornya.
    pertamina itu nggak ngolah BBM lho…

    negara kita cuma ambil minyak mentah.
    trus dijual ke perusahaan swasta luar negeri bidang perminyakan, diolah di sana.
    trus sama pertamina minyak mentah kita dibeli.

    …sangat menjengkelkan bukan? 👿
    ini yg harus kita perbaiki.
    Indonesia harus bisa mengolah minyaknya sendiri. 🙂

    iya, dan hal lain yang mesti kita benahi adalah kerjasama dengan pihak asing yang sama sekali tidak menguntungkan kita, wong kita yang punya lahan kok mereka yang nikmatin hasilnya, ga adil. Tetapi begitulah negara kita kak, mau dibodohi oleh negara lain, dikibulin mulu, berdoa saja masa keemasan itu akan datang secepatnya.
    tabik!

  5. taufik79 said

    Kenaikan harga BBM harus kita sikapi dengan arif, jangan sampai upaya kita untuk menyelesaikan masalah justru hasilnya kontra produktif dengan kepentingan yang lebih luas. Cepat atau lambat, mau tak mau, kenaikan itu harus kita terima, namun tetap kita bersikap kritis, bertindak kreatif dan berfikir solutif. “Mas, saya juga seneng baca tulisan2 sampeyan, maju terus…”

    Semoga dengan kenaikan BBM, lebih banyak manfaat daripada mudharatnya, he…
    wah, alhamdullilah ada yang suka baca tulisan saya. Saya masih harus banyak belajar dan berguru, salah satunya dengan Mas Taufik…
    jabat erat dan tabik!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: