Tentang Mati Muda

21 Mei 2008

Banyak tokoh-tokoh yang menginpirasi anak muda, termasuk saya, tokoh-tokoh itu biasanya punya sesuatu yang agak berbeda terhadap mainstream atau punya makna perlawanan pada masanya. Hal ini sangat cocok dengan kebiasaan remaja yang suka terhadap sesuatu yang mereka anggap keren, berbeda dan bisa mereka banggakan atau mereka tiru.
Salah satu yang saya gandrungi mungkin Khairil Anwar dan Soe Hok Gie, mereka berdua adalah pribadi yang sangat berbeda namun juga memiliki sisi-sisi persamaan. Mereka adalah orang yang berjuang menentang apa yang mereka anggap tidak bisa dibiarkan mendarah daging, Khairil misalnya, ia melawan dengan puisi. Ia mencoba membuktikan bahwa bahasa Indonesia kebanyakan mampu direkonstruksi menjadi puisi yang dinamis, dalam dan penuh makna.
Soe (GIE) berjuang lewat pemikiran dan tulisan-tulisannya yang inspiratif dalam masanya. Ia adalah tokoh intelektual pembaruan tahun ’66, ia tidak maju namun ia menggerakkan dengan tulisan dan contoh perbuatan.
Sangat banyak yang bisa kita tiru sebenarnya namun celakanya anak muda biasanya salah memaknai perjuangan mereka. Para remaja biasanya mengambil mentah-mentah perjalanan hidup mereka. Contohnya banyak yang mengimpikan mati muda kemudian tercatat dalam sejarah, begitu saja. Padahal kalau mereka tidak mati muda tentu saja mereka bisa berbuat lebih dari apa yang kita dapat lacak sekarang. Hidup dengan minggalkan jejak sejarah akan lebih baik dibanding torehan hidup singkat namun dengan torehan sejarah yang sama atau lebih buruk.
Tabik!

Iklan

3 Tanggapan to “Tentang Mati Muda”

  1. Zul ... said

    Soal mati muda atau pun tua tak punya makna jika belum memberi manfaat bagi orang banyak. Ada banyak tokoh baik yang mati muda dan ada juga tokoh baik yang mati setelah tua. Persoalannya apa yang bisa petik dari persoalan mengisi usia, dan bukan berapa lama kita bisa mengisinya.

    Tabik!

    sangat bijak…
    tabik!

  2. SQ said

    Yap..sangat penting untuk mempunyai “fokus” di masa muda.
    sesuatu untuk diperjuangkan, sesuatu yang menjadi alasan kenapa kita hidup, yaitu untuk berbagi dan berguna bagi orang lain.

    banyak orang-orang muda yang hebat.. sejarah Indonesia mencatat, bung Karno dan Bung Hatta berjuang semenjak mereka masih menjadi mahasiswa di Blanda, mendirikan Indische Verenidjing..dll

    wajar bila menjadi panutan mahasiswa sebagai orang-orang muda untuk mengokuti jejak mereka

    salam kenal 🙂

    orang muda yang berpikir dan bertindak adalah mereka-mereka yang luar biasa…
    tabik!

  3. Wah, kalo bisa seh jangan mati muda??? Mending kalo bisa membuat suatu perubahan, kalo bikin malu gimana…. Mungkin tokoh2 yg kamu sebutin diatas, sudah ditakdirkan mati muda. Supaya gak banyak bikin dosa didunia, n gak sengsara melihat segala macam kemunafikan dunia…

    So, jangan mati muda sebelum bisa membuat perubahan yg progresif…. Gitu kan? Ha… Ha… Ha…

    siiip banget bos….
    tabik!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: